Koleksi lainnya

Koleksi lainnya
Klik untuk melihat koleksi lainnya

Jumat, 10 Mei 2013

Ahmad Fathanah

MERDEKA.COM. Ahmad Fathanah belakangan ramai menjadi pemberitaan di media Tanah Air. Selain diduga terlibat dalam kasus dugaan suap impor daging sapi, belakangan terungkap soal kedekatannya dengan sejumlah wanita cantik.
KPK pun langsung bertindak. Sebab, Fathanah diketahui memberikan sejumlah barang berharga seperti mobil kepada wanita-wanita cantik itu. KPK menduga hal itu sebagai TPPU yang dilakukan Fathanah.
Sosok Fathanah seakan tak bisa dilepaskan dari PKS. Sebab, Fathanah dikenal sebagai orang dekat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq yang juga telah menjadi tersangka dalam kasus suap impor sapi.
Namun, PKS tak gusar atas dikait-kaitkannya Fathanah dengan partai dakwah itu. PKS justru menilai hal itu sebagai berkah. Sebab, membuat seluruh kader PKS bangkit untuk memajukan partai.
"Saya sering katakan dan berpikir ini berkah atau musibah, bukan kita menginginkan ya, tapi paling tidak justru kalau masyarakat liat konsolidasi terjadi percepatan di tubuh PKS," kata Indra usai menghadiri acara diskusi di Bawaslu, Jakarta, Jumat (10/5).
Indra menjelaskan pergantian struktur yang begitu cepat telah mengkonsolidasi kader-kader partai yang militan. Dari konsolidasi itu kader-kader makin solid dan makin loyal terhadap partai.
"Analisis bisa terbalik, kalau pengamat bilang moralitas kader akan turun ternyata sebaliknya. Bukti nyata, lima Pilkada yang diikuti kader inti PKS semuanya menang pasca 30 Januari (Luthfi Hasan ditangkap KPK), itu bukti," ujarnya.
Menurutnya, musibah yang dihadapi PKS membuat partainya makin kokoh karena dirinya menganggap kasus yang belum terbukti kebenarannya ini adalah ujian.
"Kalau prinsip kami dalam Islam, Allah itu tidak akan menguji hambanya di luar kemampuan. Jadi insya Allah PKS akan naik kelas yang tadinya cuma peringkat 4, dengan ujian yang berat dan layak diuji dulu supaya layak dapat tiga besar dan Insya Allah kita dapat tiga besar," tutupnya.

Sumber : yahoo.com

Info Remunureasi

info ini  saya copas bro dari badilag.info.
ini kabar surga yang kembali berhembus buar warga peradilan dibawah Mahkamah Agung RI.
Silahkan baca dulu gan :
Tunjangan khusus kinerja atau remunerasi buat pegawai Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya akan segera naik.
Hal itu disampaikan Tim Supervisi dari Badan Urusan Administrasi (BUA), saat bersilaturrahim dengan seluruh pegawai PA Nunukan,  di ruang sidang PA Nunukan, Kamis sore (11/4/2013).
Tim supervisi tersebut terdiri dari tiga orang, yaitu Hadi Suharto, S.H., M.H. (Kasub.Bag. Standarisasi Pengadaan Barang II Biro Perlengkapan BUA MA); Kusnadi, S.H., M.H. (Kasub.Bag. Analisa Kebutuhan Barang II Biro Perlengkapan BUA MA); dan Subagyo, B.A. (Kasub.Bag. Rencana Anggaran II Biro Perencanaan dan Organisasi BUA MA).
Atas pertanyaan seorang pegawai,  Tim Supervisi menerangkan bahwa dalam waktu dekat kenaikan tunjangan remunerasi pegawai non-hakim akan segera terwujud.
“Sabar saja. Tidak lama lagi akan segera terealisasi,” ujar Subagyo.
Silaturahim tim supervisi ini dilakukan setelah tim supervisi melakukan peninjauan lokasi pembangunan gedung kantor PA Nunukan dan PN Nunukan di kompleks instansi vertikal  Sedadap, Kab. Nunukan.
Di kantor sewa PA Nunukan, Jl. Tanjung No.1, Nunukan, tim supervisi disambut dengan suka-cita oleh seluruh pegawai PA Nunukan. Di sini tim supervisi sempat melihat-lihat ruang kerja para pegawai, sebelum menuju ruang kerja Ketua PA Nunukan Drs. Rusliansyah, S.H.
“Inilah keadaan kantor sementara PA Nunukan yang  tadinya adalah ruko. Setelah disulap dan disekat-sekat, jadilah kantor ini. Makanya, seperti yang Bapak lihat meja kerja para pegawai saling berhimpitan di kantor yang kecil dan sempit ini,” ujar Ketua PA Nunukan kepada tamunya.
Kemudian dari ruang Ketua PA, para tamu tersebut dipersilakan menuju ruang sidang yang sudah dipenuhi oleh para pegawai untuk bersilaturahim dengan Tim Supervisi.
Acara silaturahim ini dibuka oleh Pansek PA Nunukan Bahrudin A.Md., S.H., M.H. Ketua PA Nunukan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima  kasih kepada tim supervisi yang telah datang berkunjung ke kantor sewa PA Nunukan, PA  yang terletak di perbatasan Indonesia-Malaysia, di provinsi baru bernama Kalimantan Utara (Kaltara).
Kemudian Ketua PA memperkenalkan satu persatu para pegawai PA Nunukan beserta jabatannya. KPA Nunukan dalam kesempatan silaturahim ini juga berharap kepada tim supervisi agar dapat memfasilitasi dan memperjuangkan kelanjutan pembangunan gedung kantor PA Nunukan tahap III hingga selesai.
Tim supervisi yang diwakili oleh Hadi Suharto dalam perkenalannya sekali lagi menyampaikan ucapan terima kasih karena telah diterima dengan baik di PA Nunukan ini, sembari Beliau memperkenalkan dua orang anggota tim supervisi lainnya.
“Sesuai Surat Tugas Kabiro Perlengkapan, kedatangan tim supervisi ini adalah untuk melakukan peninjauan proyek pembangunan gedung kantor PA Nunukan;  juga tadi telah meninjau PN Nunukan. Kemarin tim supervisi juga telah meninjau PA Tanjung Redeb dan PN Tanjung Redeb, di Berau,”  kata Hadi Suharto menjelaskan maksud kedatangannya.
Tim supervisi juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pemisahan antara Panitera dan Sekretaris di pengadilan tingkat banding dan pengadilan tingkat pertama akan segera diberlakukan sesuai dengan permintaan dari Kementerian PAN.
Usai siliturahim, Tim Supervisi melaksanakan shalat musafir di mushala “Nurul Iman”, di belakang kantor PA Nunukan.
Setelah itu mereka melanjutkan dengan mengunjungi kantor lama PN Nunukan yang dijadikan “rumah dinas” para pegawai PN Nunukan, yang letaknya tidak jauh dari kantor PA Nunukan.
Menjelang waktu maghrib tiba, ketika sang rembulan sudah bersiap kembali ke tempat peraduannya, rombongan tim supervisi beranjak meninggalkan kantor lama PN Nunukan menuju hotel tempat menginap untuk beristirahat sejenak menghilangkan rasa lelah dan penat seharian melaksanakan tugas supervisi.
(tim redaksi jurindomal pa-nnk).
Lain lagi info dari Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Kabar yang beredar dari sana Remun akan di Rapel Per Januari 2013 s/d September 2013 dan dimohon bersabar dan jangan dulu ngutang ke Bank. hahahah, biar enak kali ya pas nerima rapelannya. Amin, semoga tercapai ya mas bro.
Info-info Remunerasi Mahkamah Agung 2013 terus berhembus semriwing, tapi ini bukan buat enak tidur malah melambungkan angan dan asa dimana kesejahteraan akan meningkat.
Wajar donk, sebab buat yang familiar dengan kontrakan, anak kos, angkot maka bisa akan meninggalkan semua itu.
Yang setuju silahkan commen yah.
Kita doakan semoga cepat-cepat terealisasi. :-)